Blog & Insights

Kemenpora Perluas Kerja Sama Australia untuk Pembinaan Atlet Muda dan Program Kepemudaan

Author: System
"Kementerian Pemuda dan Olahraga membahas penguatan kerja sama Indonesia-Australia di bidang olahraga dan kepemudaan. Pertemuan Menpora Erick Thohir dengan Duta Besar Australia Rod Brazier membicarakan pembinaan atlet muda, pertukaran atlet, pelatihan pelatih, penerapan sport science, serta kelanjutan Australia-Indonesia Youth Exchange Program. Kedua pihak juga menyiapkan agenda kepemudaan nasional pada Oktober 2026."
Kemenpora Perluas Kerja Sama Australia untuk Pembinaan Atlet Muda dan Program Kepemudaan

Ringkasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga membahas penguatan kerja sama Indonesia-Australia di bidang olahraga dan kepemudaan. Pertemuan Menpora Erick Thohir dengan Duta Besar Australia Rod Brazier membicarakan pembinaan atlet muda, pertukaran atlet, pelatihan pelatih, penerapan sport science, serta kelanjutan Australia-Indonesia Youth Exchange Program. Kedua pihak juga menyiapkan agenda kepemudaan nasional pada Oktober 2026.

Kerja Sama Pembinaan Atlet dan Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia memperkuat hubungan bilateral dengan Australia melalui pembahasan kerja sama di bidang kepemudaan dan keolahragaan. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menerima Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier beserta rombongan di Media Center Kemenpora, Jakarta, pada Selasa siang, 11 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas pengembangan jalur pembinaan atlet muda yang berkelanjutan dan keberlanjutan program pertukaran pemuda kedua negara. Kemenpora menegaskan pembinaan atlet usia muda sebagai prioritas, mulai dari tingkat akar rumput, identifikasi bakat, hingga pencapaian prestasi tingkat elite.

Indonesia menyambut pengalaman Australia dalam membangun sistem pembinaan olahraga berbasis ilmu pengetahuan. Erick menyebut peluang kerja sama mencakup identifikasi bakat, pelatihan pelatih, tata kelola fasilitas olahraga, sport science, dan kedokteran olahraga.

Sebagai langkah konkret, Kemenpora mengusulkan pilot project pembinaan atlet muda. Rancangannya mencakup pertukaran atlet, training center bersama, serta magang singkat untuk pelatih dan administrator olahraga.

Kerja sama tersebut diarahkan bukan hanya untuk meningkatkan prestasi teknis. Kemenpora juga membahas peluang dual career bagi atlet muda melalui perluasan akses Beasiswa Australia Awards atau AAS, sehingga pendidikan dan karier atlet dapat dikembangkan secara bersamaan.

Di sektor kepemudaan, kedua pihak mendiskusikan finalisasi kesepakatan Australia-Indonesia Youth Exchange Program atau AIYEP. Program pertukaran pemuda yang telah berjalan sejak 1982 itu masih berada dalam tahap tinjauan akhir oleh Department of Foreign Affairs and Trade Australia sebelum penandatanganan resmi.

Pembahasan AIYEP 2026 turut menyoroti penyesuaian desain program di tengah tantangan anggaran. Walau alokasi dana operasional untuk fase fisik tahun ini terbatas, Kemenpora dan Kedutaan Besar Australia menyatakan tetap berkonsultasi untuk menjaga keberlanjutan hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Kemenpora juga menyiapkan rangkaian kegiatan kepemudaan nasional pada Oktober 2026. Wirasena Youth Camp dijadwalkan berlangsung pada 21–31 Oktober dengan 168 peserta, Indonesia Youth Summit pada 28–29 Oktober dengan 5.000 pemuda, serta National Debate Competition pada 29–30 Oktober dengan 100 peserta.

Sumber

Rujukan artikel: kemenpora.go.id.