Profil Joao Pedro rekrutan baru Chelsea

Ringkasan
Joao Pedro mencetak dua gol ke gawang Fluminense untuk membawa Chelsea ke final Piala Dunia Antarklub 2025.
Fakta Utama
Joao Pedro mencetak dua gol ke gawang Fluminense untuk membawa Chelsea ke final Piala Dunia Antarklub 2025.
Penyerang baru Chelsea Joao Pedro membuktikan ketajaman sebagai pemain yang layak berada di garis depan The Blues. Dia mencetak dua gol ke gawang klub Brasil Fluminense untuk mengantarkan tim Liga Inggris itu maju ke final Piala Dunia Antarklub, Rabu dinihari, 9 Juli 2025.
Bermain di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, Rabu, 9 Juli 2025, Pedro mencetak gol pertamanya pada menit ke-18. Dia menyambar bola liar dari luar kotak penalti dan menembaknya ke pojok atas yang tak bisa dijangkau Fabio. Sorak-sorai penonton bergema merayakan gol tersebut.
Mantan pemain Watford dan Brighton ini mencetak gol keduanya pada menit ke-56. Serangan balik cepat dituntaskan dengan tembakan yang membentur tiang sebelum bersarang ke dalam gawang. Gol itu berkat assist Enzo Fernández. "Saya pikir itu awal yang luar biasa. Saya tidak berpikir bisa lebih baik lagi," kata Joao Pedro, seusai bertanding, dikutip laman Chelsea.
Pedro mengatakan, sangat senang dalam membantu tim barunya. Chelsea, kata dia, memiliki tim sangat hebat. Klub asuhan Enzo Maresca itu mengendalikan permainan hari ini. "Bermain dengan sangat baik dan sekarang kami fokus ke final," tutur Pedro yang didatangkan ke The Blues pekan lalu.
Namun, mencetak dua gol ke gawang Fluminense bukan momen yang mengenakan baginya. Sebab, tim Brasil ini merupakan klub di mana dia mengawali kariernya sebagai pemain sepak bola. Dia bergabung sejak umurnya 10 tahun.
Ia tahu persis kesedihan yang dirasakan tim Fluminense karena Piala Dunia Antarklub ini penting bargi mereka. "Saya hanya bisa meminta maaf, tetapi saya harus bersikap profesional. Saya bermain untuk Chelsea dan mereka membayar saya untuk mencetak gol," ucap pemain internasional Brasil.
Lahir di Ribeirao Preto, Brasil, 26 September 2001, ia memiliki nama lengkap Joao Pedro Junqueira de Jesu. Dia bergabung dengan The Blues setelah klub itu menebusnya dari Brighton senilai 55 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,2 triliun.
Masa kecil Joao hidup penuh tantangan. Hal itu ikut membentuk ketangguhan mentalnya. Dia putra dari pasangan Jose Joao de Jesus alias Chicao dan Flavia Junqueira. Keduanya bercerai setahun setelah Joao lahir. Akar perceraian ini, seperti ditulis BBN Time, bermula ketika Chicao dipenjara karena terlibat kasus pembunuhan.
Flavia memboyong Pedro ke Sao Paulo. Dalam masa gelap ini, dia sering tinggal bersama neneknya, Dalva. Sementara ibunya belajar di universitas pada siang hari dan bekerja di malam hari. Di rumah nenek, ia ditemani benda-benda sederhana seperti jeruk atau bawang. Buah itu menjadi cikal bakal kecintaan Pedro pada sepak bola.
"Di Sao Paulo, saya hanyalah anak biasa. Saya mempunyai teman, bersekolah, dan bisa menjalani kehidupan normal. Setelah itu, sepak bola mulai menjadi lebih profesional, dan kami pun membuat keputusan," ucap Pedro.
Watford pertama kali membawa Pedro ke Inggris pada Januari 2020, atau ketika usia 18 tahun. Ia mencetak gol pertama untuk Watford dan membawa tim ini menang 1-0 atas Luton Town. Dalam 109 tampil, ia mencetak 24 gol, termasuk 11 gol di musim panas untuk tim Championship.
Direktur Teknis Brighton David Weir, mengatakan Pedro akan dipanggil untuk melengkapi lini depan tim. Permainannya menarik banyak minat klub Eropa. ersama Brighton, Pedro mencetak 30 gol dalam 70 pertandingan dalam dua musim terakhir sebelum kepindahannya ke Stamford Bridge.
Semasa kecil, ia kerap menonton pemain seperti David Luiz, Ramires, Willian dan bermimpi supaya bisa bermain di klub besar seperti mereka. "Sekarang saya akan bermain untuk tim yang sama dengan mereka. Sekarang saya sudah bergabung dengan salah satunya," ucap dia.
Pedro berpotensi kembali dimainkan sebagai starter saat Chelsea memainkan laga final Piala Dunia Antarklub menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid. Kedua tim akan memainkan laga semifinal pada Kamis dini hari WIB, 10 Juli 2025.